Rabu, 24 Agustus 2016

Analisis Wacana Topikalisasi dan Genre Teks - Drs. Agus Budi Wahyudi, M.Hum dan Ahfi Hikmawati, S.Pd.




Penulis  Drs. Agus Budi Wahyudi, M.Hum dan Ahfi Hikmawati, S.Pd.
Ukuran 14 x 20,5 cm
Tebal 96 halaman
Kertas isi HVS 70 gr
ISBN: 978 - 602 - 0947 - 50 - 1

Belajar bahasa dimulai sejak kanak-kanak diarahkan ke penguasaan bahasa. Penguasaan bahasa menjadi hal yang diinginkan dan diidamkan setiap orang tua yang diberi kesempatan berupa generasi pelanjut.
Kegiatan sehari-hari tidak terlepas dari yang namanya komunikasi. Antarindividu tentu melakukan kegiatan komunikasi. Kegiatan komunikasi bisa dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Ketika komunikasi secara langsung, kedua individu atau lebih saling bertemu dan berinteraksi. Lain dengan komunikasi tidak langsung. Komunikasi tidak langsung dilakukan melalui perantara, karena tidak bisa saling bertemu dan berinteraksi. Perantara yang digunakan adalah menggunakan media. Media tersebut bisa berupa media cetak maupun media elektronik. Media elektronik misalnya televisi, radio, handphone, dan lain sebagainya. Media cetak misalnya majalah, surat kabar, tabloid, dan lain sebagainya.
Menurut Mursito (2006:2) ada dua pengertian pers dalam konteks ini, yakni pers dalam pengertian sempit dan pers dalam pengertian luas. Pers dalam pengertian sempit menunjuk pada media cetak saja (surat kabar, tabloid, dan majalah), sedangkan pers dalam pengertian luas menunjuk pada semua jenis media massa (semua media cetak dan semua media elektronik).
Berkomunikasi tidak dapat terlepas dari keduanya. Baik media cetak maupun media elektronik sangat berperan dalam kegiatan sehari-hari. Bahasa sebagai media informasi berarti memiliki tempat di mana informasi tersebut disampaikan. Tendensialitas bahasa sebagai komunikasi biasanya bisa disampaikan melalui media cetak maupun elektronik. Misalnya media cetak dari surat kabar. Menurut Barus (2011:139) “di dalam surat kabar terdapat dua hal yaitu ruang news (berita) dan ruang pendapat. Ruang news (berita) bisa berupa berita politik, berita ekonomi, berita hukum, sedangkan di ruang pendapat ada tajuk rencana, kolom, artikel opini, pojok, karikatur, surat pembaca”.
Artikel opini adalah artikel yang ditulis sepenuhnya atas inisiatif penulis dengan topik-topik spesial serta berkaitan dengan berita yang sedang hangat dibicarakan. Artikel opini muncul dari pernyataan pendapat pikiran mengenai fakta, wacana, postulat, opini, kritik, saluran aspirasi kaum cendekiawan mengenai berbagai hal (Barus 2011:152). Setiap penulis memiliki ciri yang membedakan antara penulis satu dengan penulis yang lain. Ketika muncul perbedaan opini dari tiap penulis, ada perbedaan sudut pandang dari tiap penulis opini. Penulis dalam membuat opini mengangkat topik dari hasil pengamatan untuk dituangkan dalam tulisan artikel opini. Topik tersebut bisa dikaji dari struktur teks. Selain topik di dalam artikel opini juga memperhatikan genre wacana. Penulis ketika membuat tulisan opini memiliki tujuan yang ingin disampaikan. Tujuan penulisan artikel opini tergambar dari genre wacana. Genre wacana dapat bertujuan untuk menggambarkan, menceritakan, menjelaskan, dan lain sebagainya.
Pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang berkurikulum (K13) atau Kurikulum yang selanjutnya sebagai penyempurnaan menggunakan berbagai jenis teks. Teks-teks tersebut tercermin dari kegiatan manusia dalam menjalani aktivitas kehidupan. Komunikasi dalam kehidupan sehari-hari ini berwujud teks yang beraneka ragam.
Jenis-jenis teks yang diproduksi dan harus dipahami setiap berkesempatan komunikasi. Satu peristiwa komunikasi tidak hanya digunakan satu jenis teks saja melainkan campuran dari antarteks yang satu dengan yang lain dalam satu kesatuan. Misalnya dalam teks opini mungkin di dalamnya berbentuk teks laporan, teks deskripsi, teks eksplanasi, teks eksposisi, dan sebagainya.
Pembelajaran berbasis teks bisa memanfaatkan berbagai sumber teks, baik teks lisan maupun teks tertulis. Produksi teks dalam kehidupan manusia tidak akan mengalami surut. Perhatikan setiap terbit media massa menghasilkan rubrik-rubrik yang tak surut.
Hal tersebut bisa dilihat dari kesesuaian antara isi teks, dilihat dari struktur teks, dan genre dengan materi pembelajaran yang bepedoman pada Kurikulum 13 atau kurikulum yang selanjutnya. Tujuannya, teks-teks yang terdapat dalam media masa cetak setelah melalui kajian mendalam memberikan manfaat yaitu bisa diimplementasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai bahan ajar.
Buku ini disajikan dalam delapan bagian meliputi Bagian I Pengantar, Bagian II Analisis Wacana, Bagian III Topik dan Topikalisasi, Bagian IV Topikalisasi Teks Opini, Bagian V Genre Teks, Bagian VI Genre Teks Opini, Bagian VII Pembelajaran Berbasis Teks, dan Bagian VIII Penutup.
Kedelapan bagian menyajikan informasi yang memadai dan dapat digunakan oleh pembaca, baik dosen bahasa dan komunikasi, para guru dan calon guru, mahasiswa yang sedang menekuni komunikasi dan ilmu bahasa, peminat kajian proses mental dalam berinteraksi manusia, dan pemerhati tentang produksi dan pemahaman teks-teks dalam komunikasi sesama manusia. Buku ini bisa dijadikan bahan bacaan pengaya dan pemerluas pengetahuan mengenai wacana.
Khusus, bagi mahasiswa yang sedang menekuni ilmu bahasa buku ini sebagai bacaan yang mengantarkan ke pemahaman yang penting berkaitan dengan struktur teks, dan topikalisasi yang terdapat di dalam wacana. Tujuan khusus lagi, buku ini bermanfaat sebagai pegangan kajian ragam bahasa, analisis wacana, serta retorika.
Buku ini disajikan secara jelas dan sederhana sehingga tidak menyulitkan dalam memahami informasi yang tersajikan. Pembaca diharapkan bisa membaca bagian per bagian secara urut sehingga menemukan alur pemahaman yang lengkap. 



Drs. Agus Budi Wahyudi, M.Hum. Lahir Kudus, 18 Agustus 1960. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (1986-kini). Kini ditugasi sebagai Kepala Laboratorium Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Hobi: meneliti, menulis, dan membaca. Riwayat pendidikan: Pendidikan diawali TK Siwi Peni di Rendeng Kudus. Sekolah Dasar Negeri Rendeng I Kudus (1974). Sekolah Menengah Ekonomi Pertama Negeri di Kabupaten Kudus (1978). Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri jurusan Tata Buku di Kabupaten Kudus (1981). Pindah ke Solo melanjutkan studi Strata 1 di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Surakarta (1981-1985). Studi Strata 2 di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogjakarta, jurusan Ilmu-Ilmu Humaniora (1991-1995). Beberapa aktivitasnya: Penelitian 2015 Penelitian Unggulan Program Studi mengangkat tema pelanggaran dan penanganan program pengenalan akademik di perguruant tinggi. Kini sedang mengerjakan Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi tahun kedua mengenai stiker vulgar dan cara meminimalisasi dampak negatifnya.  Proses menyelesaikan penulisan buku tentang caption. Buku Suhu Ase  (Suka Humor Aku Sehat) (2015) Cetakan 1 dan 2 penerbit Bukutujju.  Buku diterbitkan oleh Bukukatta  Celotah-Celoteh (2016). Buku diterbitkan oleh Bukutujju Celoteh Rumput Liar (2016) karya bersama Sugeng Riyanto, S.Pd., M.Pd. Kumpulan puisi bersama Puitri Hartingsih. Anak Hujan (2016) penerbit Bukukatta. Puisi bersama dalam Awal Merekah (2016) Laboratorium Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, FKIP UMS. Antologi puisi Isyarat Rasa (2016) dihadiahkan ulang tahun Naimul Faizah, S.Pd.
Ahfi Hikmawati, S.Pd. Lahir di Kudus, 27 Februari 1994. Perjalanan pendidikan dimulai dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kudus, Sekolah dasar ditempuh di MI Muhammadiyah 2 Kudus, MTs Negeri Kudus, SMA Muhammadiyah Kudus, dan menyelesaikan pendidikan S1 Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta, tahun 2016 judul Skripsi “Topikalisasi Struktur Teks dan Genre Wacana pada Artikel Opini dalam Koran Kompas serta Implementasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia”.
Memiliki hobi mendengarkan radio dan musik, main tenis meja, dan menonton sepak bola serta bulu tangkis. Cita-cita yang sangat diimpikan adalah bisa hidup bahagia di dunia & akhirat serta membuat bahagia & bangga orang tua. Motto hidup “Hari Ini Harus Lebih Baik daripada Hari Kemarin”. Pesan-pesan untuk pembaca adalah “Kebutuhan dunia dan kebutuhan akhirat harus selalu beriringan dan sejalan. Hal itu sangat penting untuk menapaki jalan kehidupan yang panjang dan berliku ini. Tanpa keduanya hidup terasa hampa dan kosong”.

PROMO: Caption Ragam Bahasa Jurnalistik


Jumat, 05 Agustus 2016

Bahasa Indonesia Inovatif untuk Perguruan Tinggi - Oktavian Aditya Nugraha, S.Pd.,M.Pd & Dian Purnama Sari, S.Pd.,M.Pd


Penulis Oktavian Aditya Nugraha, S.Pd.,M.Pd & Dian Purnama Sari, S.Pd.,M.Pd
Ukuran 14,5 x 20,5 cm
Tebal 208 halaman
Kertas isi HVS 70 gr
ISBN: 978 - 602 - 0947 - 46 - 4


Buku Bahasa Indonesia Inovatif untuk Perguruan Tinggi dibuat bertujuan untuk memberikan referensi dan kemudahan pemahaman tentang Bahasa Indonesia khususnya untuk mahasiswa di luar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia/ Bahasa dan Sastra Indonesia/ Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah. Bahasa Indonesia salah satu mata kuliah umum yang diberikan oleh sebagian besar Perguruan Tinggi di berbagai Jurusan/Program Studi sebagai mata kuliah wajib yang harus di tempuh oleh mahasiswa.

Buku Bahasa Indonesia Inovatif untuk Perguruan Tinggi ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami kalangan mahasiswa. Di dalam buku ini membahas tentang Sejarah Bahasa Indonesia, EYD, Keterampilan Berbahasa, Kalimat, Paragraf, Karya Tulis, Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Menulis Surat. Dilengkapi dengan ringkasan per bab dan soal-soal latihan, sistematika penulisan penelitian, dan contoh surat.

Selain kalangan mahasiswa buku ini juga bisa digunakan untuk kalangan umum yang ingin belajar tentang Bahasa Indonesia. Untuk kalangan Sekolah (SMP/SMA) dilengkapi juga dengan Majas, Frasa, Klausa, dan lain-lain. Ingin mendapatkan wawasan lebih tentang Bahasa Indonesia? silahkan luangkan waktu untuk membaca buku ini. Dengan bahasa yang sederhana sehingga materi mudah dipahami pembaca. Selamat Membaca!





OKTAVIAN ADITYA NUGRAHA, S.Pd.,M.Pd Lahir di Sukoharjo, 17 Oktober 1989.  Jenjang pendidikan Sekolah Dasar Negeri Menuran 03 Baki Sukoharjo tahun 2001, SMP Swasta Tarakanita di Solo Baru Sukoharjo tahun 2004, SMA Negeri 3 Sukoharjo tahun 2007. Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah (PBSID) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2011. Meraih gelar Magister Pengkajian Bahasa Konsentrasi Pendidikan Bahasa Indonesia (MPb) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2013.
Sebelum terjun di dunia pendidikan sebagai Dosen Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya Tahun 2014, sempat mengabdi selama 2 tahun sebagai GTT di SDN Bakipandeyan 01 Baki Sukoharjo (2011). Penulis selain aktif dalam kegiatan pengajaran sebagai dosen, juga aktif di bidang olahraga seni bela diri sebagai salah satu penyandang sabuk hitam DAN 1 Kukkiwon Tae Kwon Do Mahameru Sukoharjo. Sampai sekarang menjadi pelatih di Dojang Kec. Baki Sukoharjo.
Hasil karya yang pernah ditulis Ujungrasa ‘Antologi Puisi’ (2013), Gelabah ‘Kumpulan Puisi’ (2014), Analisis Wacana ‘Teori dan Analisis (2015).
Email: oktavianaditya@yahoo.co.id


DIAN PURNAMA SARI, S.Pd.,M.Pd lahir di Banjarmasin pada 1 Juli 1987. Ia berlabuh, diasuh, dan tumbuh di kota angin bersama keluarga tercinta. Sejak 2005 hijrah ke Kota Bung Tomo melanjutkan studi di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Unesa. Semasa kuliah, Ia aktif di BEM, Pers kampus, GmnI, Repdem, Departemen Pemuda dan Olahraga DPD PDI P Provinsi Surabaya, beberapa kegiatan sosial, diksusi ilimiah, dan penelitian. Pada 2013 selesai studinya dengan fokus linguistik klinis di Pascasarjana UNESA dan kini disibukkan dengan kegiatan mengajar di beberapa kampus swasta di Surabaya.
Selain gemar berenang dan yoga, aktivitas yang selalu dilakukannya adalah membaca. Buku-buku bergenre sastra, linguistik, budaya, filsafat, feminisme, dan politik menjadi koleksi di perpustakaan pribadinya. Aktivitas menulis yang juga hobbinya diwujudkan dalam bentuk berita yang kerap mengisi kolom di surat kabar, Kumpulan sajak Keroncong Bibir Biru (2008), Antologi Puisi “Stop Kekerasan pada Perempuan” (bersama KPPI Jakarta), beberapa cerpen, dan artikel ilmiah yang dimuat di beberapa jurnal.
Email: dianpurnamasari962@gmail.com.


Pembelian Langsung: 0838 6642 0111 / 0856 4005 0004

Rabu, 15 Juni 2016

Caption, Ragam Bahasa Jurnalistik - Agus Budi Wahyudi, Margono & Duwi Saputro



Penulis Agus Budi Wahyudi, Margono & Duwi Saputro
Ukuran 14,5 x 20,5 cm
Tebal 152 halaman
Kertas isi HVS 70 gr



Gambar (foto, lukisan, karikatur, kartun dan komik) menghiasi surat kabar setiap hari. Surat kabar yang berperan sebagai sarana komunikasi sosial mencapai kepopuleran di saat ini (tahun 2015). Walaupun ada sebagian besar yang merasakan kegalauan bahwa peran surat kabar cetak akan perpindah ke surat kabar elektronik. Gambar sebagai penghias wahana jurnalistik tidak akan digeser oleh bentuk yang lain.
Gambar yang menghias informasi di ranah jurnalistik, baik cetak maupun elektronik masih menunjukkan eksistensi yang nyata. Pemikiran inilah yang melandasi eksistensi caption tidak lenyap atau mengalami ketiadaan walaupun, misalnya saja media cetak mengalami perubahan yang revolusioner ke media elektronika. Gambar yang memuat caption selalu ada di media, baik media cetak maupun media elektronik (internet). Hal inilah yang menarik untuk dilakukan penelitian tentang caption. Namun, kesempatan ini peneliti memilih mengadakan penelitian tentang caption yang terdapat dalam surat kabar.


Sama-sama terindera oleh visual tulisan/teks berita dan gambar. Namun yang menarik gambar yang disajikan akan menambah daya pikat pembaca surat kabar. Daya pikat gambar ditunjang oleh eksistensi caption.
Contoh kasus penulisan caption yang diunggah di instragam. “Kapanlagi.com - Seorang guru SMA di Colorado harus dipecat karena sebuah foto yang diunggahnya ke Instagram. Bukan karena foto sang murid, tapi alasannya pemecatannya ada di caption foto tersebut”


Adalah Traci Gauthier, seorang guru seni di sekolah St. Vrain Valley yang mengalami kejadian itu. Caption pada foto yang diunggah Traci jelas-jelas menjelaskan kalau dia membenci muridnya tersebut.
Bukan cuma itu saja, bahasa yang dipakainya pun cukup tidak sopan. Selain itu, Traci juga menggunakan istilah ejekan dalam sebuah hashtag pada muridnya yang bernama Phoenix Bowen (http://plus.kapanlagi.com/guru-ini-dipecat-karena-caption-fotonya-di-instagram-604b6c.html diunduh Senin, 24 Agustus 2015 pukul 1.40WIB).


Peran caption dalam gambar itulah yang mengesankan bagi pembaca surat kabar. Peran inilah yang menjadikan gambar bisa berbicara seperti yang dikehendaki oleh redaksi. Redaksi sangat memperhatikan peran caption ini sehingga berita yang disajikan dapat dibaca secara memuaskan. Pengamatan peneliti belum ada tentang kepuasan pembaca yang dihubungkan dengan eksistensi teks dan gambar, atau lebih mengerucut kepuasan pembaca yang dihubungkan dengan eksistensi caption pada gambar berita di surat kabar.
 Buku ini menyajikan masalah utama yang berada dalam caption. Pertama, komponen apa sajakah yang mengisi caption dalam wacana berita politik di surat kabar Kompas? Kedua, komponen pengisi tersebut diletakkan pada posisi sebelah mana?


Pembaca setelah membaca buku ini akan menemukan (a) komponen pengisi caption –yang terdiri atas 5W dan IH dan (b) posisi caption dalam wacana berita poitik di surat kabar Kompas.
Manfaat yang diperoleh pembaca, antara lain: peserta mata kulihan jurnalistik dapat memahami secara mendasar mengenai caption. Khusus mahasiswa peserta mata kuliah praktik jurnalistik dan peserta mata kuliah Manajemen Majalah Sekolah perlu pembekalan pengetahuan tentang caption. Di samping itu, hasil buku ini dipakai sebagai bahan pengetahuan bagi pembaca secara umum mengenai ragam bahasa jurnalistik, teks tentang caption. Buku ini berguna  sebagai buku teks pengembangan pengetahuan komunikasi jurnalistik bagi mahasiswa prodi pendidikan bahasa Indonesia, prodi komunikasi, peneliti bahasa dan sastra, praktisi dan orang-orang yang menekuni diri di bidang jurnalistik.


Khusus untuk mahasiswa prodi pendidikan bahasa Indonesia, FKIP UMS sebagai bekal pengetahuan di bidang matakuliah pilihan jurnalistik, matakuliah manajemen majalah sekolah –yang berhubungan langsung dengan praktik pembuatan caption.





Agus Budi Wahyudi, Drs., M.Hum. Lahir Kudus, 18 Agustus 1960. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (1986-kini). Kini ditugasi sebagai Kepala Laboratorium Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Hobi: meneliti, menulis, dan membaca. Riwayat pendidikan: Pendidikan diawali TK Siwi Peni di Rendeng Kudus. Sekolah Dasar Negeri Rendeng I Kudus (1974). Sekolah Menengah Ekonomi Pertama Negeri di Kabupaten Kudus (1977). Sekolah Menengah Ekonomi Atas Negeri jurusan Tata Buku di Kabupaten Kudus (1981). Pindah ke Solo melanjutkan studi Strata 1 di Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret Surakarta (1981-1985). Studi Strata 2 di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Yogjakarta, jurusan Ilmu-Ilmu Humaniora (1991-1995). Beberapa aktivitasnya: Penelitian 2015 Penelitian Unggulan Program Studi mengangkat tema pelanggaran dan penanganan program pengenalan akademik di perguruant tinggi. Kini sedang mengerjakan Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi tahun kedua mengenai stiker vulgar dan cara meminimalisasi dampak negatifnya.  Proses menyelesaikan penulisan buku tentang caption. Buku Suhu Ase (Suka Humor Aku Sehat) (2015) Cetakan 1 dan 2 penerbit Bukutujju.  Buku diterbitkan oleh Bukukatta Celotah-Celoteh (2016). Buku diterbitkan oleh Bukutujju Celoteh Rumput Liar (2016) karya bersama Sugeng Riyanto, S.Pd., M.Pd. Kumpulan puisi bersama Puitri Hartingsih. Anak Hujan (2016) penerbit Bukukatta. Puisi bersama dalam Awal Merekah (2016) Laboratorium Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, FKIP UMS. Antologi puisi Isyarat Rasa (2016) dihadiahkan ulang tahun Naimul Faizah, S.Pd.

Margono dilahirkan di Klaten, 13 Januari 1995. Saat ini, penulis tinggal di Tegalombo RT 01/RW 05, Prawatan, Jogonalan, Klaten. Pendidikan Sekolah Dasar s.d. SMK ditamatkan di Kab. Klaten, yakni SD N 1 Prawatan (2006), SMP N 1 Jogonalan (2010), SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara (2013). Pendidikan Sarjana (S-1) sedang ditempuh di Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMS. Penulis pernah menjadi pemakalah pendamping Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya dengan makalah “Diksi dalam Wacana Berita Duka (Kajian dalam Rubrik Obituari Harian Kompas)”. Pengalaman pengabdian masyarakat kolaboratif dosen mahasiswa “ Pelatihan Kreatif Pementasan Drama di Karangtaruna Pervorma Dusun Weru, Desa Tegiri, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri”, “Menghindari Ambiguitas Makna dalam Kalimat”, dan “Workshop Pembuatan Buletin Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Klaten”. Penghargaan yang pernah diterima oleh penulis Juara 3 Lomba Esai Ilmiah LEPMA FEB UMS (2013), Finalis Lomba Esai Olimpiade Bahasa Universitas Negeri Yogyakarta (2014), Juara 2 Lomba Resensi Buku BEM UMS (2014), Juara 2 Lomba Story Telling BEM FKIP UMS (2014), Juara 2 Lomba “Puisi Islami” HMP PBI UMS (2014), Juara 2 Lomba Cerpen HMP PBI FKIP UMS 2014, Finalis Lomba Cipta Puisi Balai Bahasa Jawa Tengah (2014), Terbaik 1 Lomba Resensi dan Orasi Perpustakaan UMS (2015), Juara 3 Lomba Esai Nasional Airlangga Politik 2015, Juara 1 Pameran Majalah Dinding PBI 2015,  Juara 1 Lomba Esai Islami Gebyar Islami HMP PBI (2016). Juara 2 Lomba Debat Mahasiswa Pimpel BEM FKIP UMS (2016). Best Speaker Lomba Debat Mahasiswa Pimpel BEM FKIP UMS (2016), Juara Harapan 1 Lomba Esai Perpustakaan UMS. Puisinya diterbitkan dalam buku antologi puisi Gelabah (2014), dan Geladi Diri (2015). Puisi terantologi dalam Awal Merekah (Lab. Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, FKIP UMS, 2016) dan  Aku dan Senja (2016) kumpulan puisi sebagai hadiah ulang tahun teman sejawat.

Duwi Saputro dilahirkan di Wonogiri, Jawa Tengah, tanggal 30 Juli 1994. Alamat penulis di dusun Weru RT 02/RW 11, Tegiri, Batuwarno, Wonogiri. Pendidikan sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas diselesaikan di Wonogiri. Sekolah dasar ditamatkan di SD Negeri II Tegiri pada tahun 2006. Sekolah Menengah Pertama ditamatkan di SMP Negeri I Batuwarno tahun 2009. Sekolah menengah atas ditamatkan di SMK Pancasila 4 Baturetno tahun 2012. Sejak tahun 2013 penulis menempuh studi S1 di Universitas Muhammadiyah Surakarta program studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Penulis aktif sebagai laboran di Laboratorium Pelayanan dan Pengembangan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat kolaboratif dosen-mahasiswa yang telah dilaksanakan penulis adalah “Pelatihan Keterampilan Kreatif Pementasan Drama Di Karangtaruna Pervorma Dusun Weru Desa Tegiri Kecamatan Batuwarno Kabupaten Wonogiri” (2015), “Workshop Pembuatan Buletin Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Klaten” (2015). Penelitian kolaboratif mahasiswa dosen berjudul “Penggalian Komponen Pengisi Caption Dalam Wacana Berita Politik Di Surat Kabar Kompas”(2016). Penghargaan yang pernah diraih adalah juara tiga lomba esai tingkat nasional Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Airlangga dengan judul “Membangkitkan Gerakan Karang Taruna” (2015). Puisi terantologi dalam Awal Merekah (Lab. Pelayanan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, FKIP UMS, 2016).



 Pembelian Langsung : 085641548557